SEKILAS INFO
: - Selasa, 07-02-2023
  • 1 tahun yang lalu / SMK Negeri Satu Atap Tuntang membuka pendaftaran penerimaan anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) tahun pelajaran 2022/2023, bagi peserta didik yang masih aktif bersekolah di SMKN Satu Atap Tuntang. Pendaftaran ini dilakukan melalui tautan Google Form yang dibagikan melalui grup WhatsApp kelas, oleh masing-masing wali kelas. Melalui tautan yang telah dibagikan, peserta didik harus mengisi...
  • 1 tahun yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Tahun Baru 2022
  • 1 tahun yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Hari Natal bagi Umat Kristiani
SUMINAGASHI, TEKNIK LUKIS PADA KAIN

Suminagashi merupakan metode dalam mencetak kertas atau corak yang timbul dari permukaan air. Suminagashi merupakan teknik kuno yang dilakukan masyarakat-masyarakat Jepang untuk melukis di selembar kertas dengan tinta warna. Selain diaplikasikan pada media penyerap seperti kertas, teknik suminagashi juga dapat diterapkan dalam rancangan tekstil guna menambah nilai estetik. Hasil perpaduan warna dibuat mengapung di atas air, lalu kain diletakkan di atas permukaan air yang sudah ada tintanya, hal tersebut menjadi ciri khas dari teknik suminagashi. Jika ingin membuat pola yang berbeda, caranya adalah dengan meneteskan berbagai macam warna random atau acak untuk menghasilkan warna yang diinginkan. Ketika akan meneteskan warna, dapat diteteskan dengan cara sedikit demi sedikit dan pola warna yang terbentuk adalah sebuah lingkaran. Pola warna yang dihasilkan dapat dicampur atau diaduk sehingga membentuk pola serak yang diinginkan.

Ketika pola warna sudah sesuai dengan keinginan, maka tahapan selanjutnya adalah memasukkan kertas atau kain yang telah disiapkan dengan perlahan dan merata menutupi semua permukaan air. Lalu diamkan beberapa detik hingga pola terserap dalam kertas atau kain, kemudian angkat dan keringkan terlebih dahulu agar pewarnaan menyerap dengan sempurna di kain. Alat yang digunakan untuk membuat suminagashi adalah cat akrilik, kuas, palet, lidi, pipet kecil, lembar kain yang akan dicelupkan serta bak sesuai dengan ukuran tergantung dengan bahan yang akan dicelupkan.

“Dalam praktek pewarnaan kain dengan teknik suminagashi dibuat beberapa kali percobaan. Hal ini dikarenakan gagal beberapa kali. Akan tetapi setelah berhasil sumingashi dapat digunakan dalam pembelajaran untuk peserta didik. Setelah selesai pada pewarnaan kain teknik suminagashi, project selanjutnya adalah pembuatan produk dari hasil pewarnaan suminagashi,” kata Anggita Fortuna Dewi, S.Pd., selaku pendamping praktek suminagashi. Menurut Stevani, siswi kelas XII (dua belas) Tata Busana SMK Negeri Satu Atap Tuntang, “Praktek pewarnaan kain menggunakan teknik suminagashi sangat mengasyikkan. Karena kita bisa memiliki warna dan membuat pola acak yang diinginkan. Sehingga kreativitas peserta didik dapat dikembangkan dengan maksimal.”

 

Penulis : Iva Luthfiana, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang

Editor    : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang

1 komentar

Muhammad Ashofaa Ramadhan, Jumat, 3 Feb 2023

so students can find out the methods people used in ancient times in the Japanese area to print cloth, with students knowing the method they can apply this method if they want to make works. Good job everyone, see you on top.

Balas

TINGGALKAN KOMENTAR

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

Februari 2023
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728