SEKILAS INFO
: - Minggu, 20-06-2021
  • 4 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Merayakan Imlek 2572
  • 11 bulan yang lalu / Selamat datang siswa baru SMKN 1 Tuntang tahun pelajaran 2020/2021
  • 1 tahun yang lalu / SMKN 1 Tuntang menerima peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2020/2021. Info detail silahkan klik link berikut : https://bit.ly/PPDBSMKN1Tuntang
Sinau Online Guru Bersama SMKN 1 Tuntang

Pandemi Covid-19 masih terus menghantui. Usaha pemerintah melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB belum bisa membendung penularan virus Corona ini. Maka pertanyaan muncul kapan wabah ini mereda? Dari berbagai literatur yang saya baca, prediksi wabah Corona akan berakhir masih cukup lama.

Ahli statistika dan alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) memprediksi, pandemi Covid-19 akan berhenti pada 29 Mei 2020 di Indonesia. Model yang dibuat dalam prediksi ini dinamai model probabilistik yang didasarkan pada data nyata, atau disebut dengan probabilistic data-driven model (PPDM).
Prediksi tersebut menyebutkan bahwa akan terdapat minimal 6.174 orang yang positif terinfeksi virus corona. Prediksi bahwa pandemi corona akan selesai pada akhir Mei tersebut bisa berjalan jika ada intervensi ketat pemerintah seperti partial lockdown, tak ada mudik, dan kegiatan seperti salat tarawih di masjid selama Ramadan ditiadakan.

Selain UGM, ahli dari Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi Institut Teknologi Bandung (P2MS ITB) juga memprediksi bahwa pandemi corona akan berakhir pada akhir Mei atau awal Juni 2020. Dilansir dari Kompas, ITB memperkirakan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia akan mencapai puncaknya pada minggu kedua atau ketiga April 2020.

Prediksi ketiga muncul dari Badan Intelejen Nasional (BIN). Badan ini memprediksi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia akan memuncak sekitar 60-80 hari sejak pengumuman kasus positif 2 Maret silam. Berdasarkan hari tersebut, diperkirakan puncak dari kasus Covid-19 yakni tanggal 2 hingga 22 Mei 2020.

Prediksi yang lain diperoleh dari Guru besar UI. Hasbullah Thabrany, yang merupakan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, memprediksi bahwa kasus corona di Indonesia bisa selesai pada Mei 2020. Dikutip dari Tempo, kemungkinan ini bisa terjadi apabila masyarakat bisa disiplin, seperti menjaga jarak dan tidak ada kontak tatap muka.

Universitas Sebelas Maret Surakarta tidak mau ketinggalan memprediksi. Ilmuwan Matematika UNS, Sutanto Sastraredja mengatakan puncak Covid-19 di Indonesia bisa terjadi terjadi pada pertengahan Mei 2020. Dilansir dari Kompas, prediksi ini didasarkan pada model SIQR. Sutanto juga menggarisbawahi bahwa wabah bisa berakhir bergantung pada kebijakan pemerintah.

Dari kelima prediksi tersebut dapat ditarik kesimpulan puncak penyebaran corona akan terjadi pada bulan Mei – Juni 2020. Tapi ada catatan di situ bahwa grafik melandai setelah puncak terjadi jika masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan menjaga jarak.

Informasi dari media dan pengamatan di lapangan ternyata berbeda dengan harapan. Anjuran pemerintah tersebut tidak serta merta dipatuhi. Masih banyak kerumunan dan jalanan masih ramai. Pergerakan urban dari Ibukota Jakarta sebagai episentrum pandemi ke berbagai daerah masih terjadi. Orang-orang dari zona merah tetap nekad pulang kampung yang bisa jadi akan mengubah zona hijau menjadi ikut merah.

Melihat kondisi ini Pemerintah memperpanjang masa bekerja dari rumah alias work from home bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 14 hari kerja sampai dengan 13 Mei 2020. “Diperpanjang hingga 13 Mei 2020, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” ujar Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dwi Wahyu Atmaji dalam keterangan tertulis, Senin, 20 April 2020.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 50/2020 tentang Perubahan Kedua atas Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 19/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Perpanjangan ini diambil dengan mempertimbangkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 alias Covid-19 dan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran virus Corona sebagai Bencana Nasional.

Perpanjangan ini sudah pasti akan memperlama proses belajar mengajar dari rumah. Kalau dihitung dari awal, belajar dari rumah ini sudah memasuki hari ke 36. Maka muncul pertanyaan keefektifan proses KBM dari rumah ini.

Salah satu ciri guru yang profesional adalah mempunyai berbagai keahlian dan pengetahuan dalam menjalankan proses pembelajaran yang efektif. Semua ini dapat dicapai apabila guru dapat mengelola kelas dengan efektif karena pengelolaan kelas yang efektif akan menghasilkan hasil pembelajaran yang efektif juga. Permasalahan akan muncul pada proses pembelajaran jarak jauh karena makna kelas dalam PJJ bersifat virtual dan maya. Kelas yang efektif akan mampu mengelola semua jenis pembelajaran termasuk kelas jarak jauh.

Mengutip pendapat Bramble dalam Munir, ada beberapa keterampilan yang diperlukan seorang guru dalam menggunakan multimedia komputer yaitu yang pertama pengoperasi dan pemeliharan hardware. Guru perlu mengetahui cara mengoperasikan komputer yang digunakannya, termasuk pengetahuan komponen-komponen penting dalam sebuah komputer serta fungsi-fungsinya. Guru pun perlu mempunyai pengetahuan tentang masalah-masalah atau kerusakan yang timbul dari komputer tersebut (troubleshooting) dan melakukan perbaikan-perbaikan kecil (minor repair).

Yang kedua pengetahuan tentang pemilihan software pembelajaran. Guru perlu mempunyai pengetahuan tentang pemilihan software yang sesuai untuk pembelajaran, apalagi saat ini semakin banyak software pembelajaran yang dikeluarkan di pasaran.

Yang ketiga Integrasi pembelajaran melalui komputer dalam kurikulum. Pembelajaran melalui komputer memerlukan banyak pilihan pembelajaran seperti tutorial, penyelesaian masalah, dan sebagainya. Guru perlu mengetahui dan menentukan pilihan tersebut dalam pembelajaran dan kurikulum.

Yang keempat teknik-teknik pembelajaran menggunakan komputer. Guru perlu mengetahui cara melaksanakan proses pembelajaran melalui komputer dengan software yang digunakannya. Guru perlu memahami perbedaan peranannya di dalam pembelajaran yang menggunakan komputer dibandingkan dengan pembelajaran konvensional secara tatap muka. Dalam pembelajaran yang menggunakan komputer, guru berperan dalam pengelolaan, ‘supporting agent’ dan membantu (facilitate) atau sebagai fasilitator bagi pembelajar selama komputer digunakan dalam pembelajaran. Guru perlu selalu mengawasi untuk memastikan semua aktivitas pembelajar berjalan sesuai dengan rencana sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Guru perlu mengetahui peran komputer yang dapat membantunya dalam proses pembelajaran. Misalnya, guru perlu menghasilkan alat bantu mengajar sendiri dengan menggunakan software komputer, menggunakan kemudahan ‘word processing’ dan sebagainya.

Dan yang terakhir peka dengan perkembangan teknologi terkini (up to date). Guru harus peka dengan perkembangan teknologi terkini dan produk-produk terbaru di pasaran, terutama untuk memperluas wacana dan wawasannya tentang perkembangan teknologi informasi dan teknologi pembelajaran terkini.

Untuk itu SMKN 1 Tuntang Kabupaten Semarang tergerak untuk membantu guru-guru meningkatkan ketrampilan tersebut. Menggunakan fasilitas Video Confrence (Vicon), SMKN 1 Tuntang membuka kelas online untuk belajar bersama. Gaung belajar ini disambut antusias oleh para guru. Permintaan yang luar biasa banyak membuat kami membuka banyak kelas agar belajar bisa lebih lancar.

Banyak manfaat yang diperoleh oleh guru. Kompetensi penguasaan software menjadi lebih baik dan perencanaan pembelajaran dengan mengintegrasikan komputer dan kurikulum makin bagus. Kami akan terus berbagi agar perpanjangan waktu belajar dari rumah tetap bisa dinikmati oleh siswa dengan antusias karena penyajian guru juga bagus dan bervariasi.

Bapak dan Ibu yang berminat gabung untuk belajar, silahkan klik disini : https://chat.whatsapp.com/KgTex42JRG10ZbfnXmFWLF

Tuntang, 17 April 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930