SEKILAS INFO
: - Selasa, 15-06-2021
  • 4 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Merayakan Imlek 2572
  • 11 bulan yang lalu / Selamat datang siswa baru SMKN 1 Tuntang tahun pelajaran 2020/2021
  • 1 tahun yang lalu / SMKN 1 Tuntang menerima peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2020/2021. Info detail silahkan klik link berikut : https://bit.ly/PPDBSMKN1Tuntang
Prinsip HBR Dalam Pembuatan Koleksi Desain Busana

Dalam mendesain busana kita mengenal adanya unsur-unsur dan prinsip-prinsip desain. Dalam kesempatan ini akan kita bahas tentang prinsip-prinsip desain. Prinsip-prinsip desain di antaranya adalah harmony, balance dan rhythm. Harmony atau keselarasan yaitu kesesuaian antara bagian satu dengan bagian lainnya dalam sebuah desain. Aspek dalam keselarasan berupa selaras dalam garis dan bentuk atau selaras dalam tekstur dan warna. Penerapan dalam pembuatan koleksi desain busana bisa dalam bentuk garis hias atau potongan yang sama antara desain satu dengan lainnya. Selain itu, keselarasan dapat diterapkan dengan penggunaan warna yang selaras antara satu desain dengan desain lainnya dalam satu koleksi desain.

Balance atau keseimbangan dalam desain busana dapat diartikan sebagai kesamaan atau ketidaksamaan bagian kiri dan kanan dari busana. Keseimbangan dalam desain busana dibagi menjadi dua yaitu keseimbangan simetris (formal) dan kesimbangan asimetris (informal). Keseimbangan simetris yaitu apabila bagian kiri dan kanan dalam sebuah desain busana mempunyai daya tarik yang sama. Keseimbangan ini dapat memberikan rasa tenang, rapi, agung dan abadi. Sedangkan keseimbangan asimetris yaitu apabila bagian kiri dan kanan dalam busana tidak sama tapi mempunyai jumlah perhatian yang sama. Dalam penerapannya pada pembuatan koleksi desain busana, sebaiknya memiliki keseimbangan yang sama antar desain busana.

Terakhir, rhythm atau irama merupakan suatu bentuk pergerakan yang dapat mengalihkan pandangan mata dari satu bagian ke bagian lain. Terdapat 4 (empat) aspek dalam irama yaitu pengulangan, peralihan ukuran, kontras dan radiasi. Penerapannya dalam koleksi desain busana dapat berupa pengulangan, misalnya pengulangan dalam detail busana seperti saku, kancing, dan hiasan busana lain. Irama juga dapat diterapkan dalam peralihan ukuran yang sama antara desain satu dengan lainnya.

Pengetahuan mengenai penerapan prinsip-prinsip desain busana dalam pembuatan desain busana bertujuan untuk membuat desain menjadi lebih berkualitas. Sehingga lebih banyak konsumen yang tertarik untuk memakainya atau mengaplikasikannya ke dalam pilihan busananya.

 

Penulis : Anggita Fortuna Dewi, S.Pd.
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd.

Pengumuman sebelumnyaPentingnya Kewirausahaan di SMK Pengumuman setelahnyaPentingnya Mengetahui Gaya Belajar Siswa

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930