SEKILAS INFO
: - Minggu, 19-09-2021
  • 1 bulan yang lalu / Pemenang Lomba Guru Menulis SMKN 1 Tuntang akan diumumkan hari ini pukul 09.45 WIB.
  • 1 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Dirgahayu Propinsi Jawa Tengah ke 71
  • 1 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1443 H
Bahagianya  Bersikap Jujur

Kejujuran erat kaitannya dengan hati nurani. Berucap dan berperilaku jujur merupakan suatu sikap menghargai orang-orang di lingkungan sekitar Anda sekaligus pada diri sendiri. Pengertian jujur adalah mengucapkan kata-kata dan memberikan informasi yang sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Sikap jujur merupakan perilaku yang didorong oleh hati nurani.

Peneliti ingin membuktikan bahwa sebenarnya setiap orang mampu berkata dan bersikap jujur. Sebab, hal yang demikian sangat sederhana, sama sekali tidak sulit. Kebanyakan orang, kata Levine, berpikir bahwa mengutarakan pendapat kritis atau lebih terbuka mengenai rahasia yang tersimpan menjadikan suasana tidak nyaman pada diri sendiri dan si lawan bicara.

Periset mengatakan bahwa khawatir dan takut untuk berucap jujur sering kali justru membuat kita salah langkah. Sebab, percakapan yang jujur tanpa melebih-lebihkan informasi ditemukan peneliti sebagai gaya komunikasi dua arah yang benar-benar menyenangkan,respons lawan bicara saat mendengarkan informasi yang jujur terbilang sangat positif dan melegakan.

Pada eksperimen pertama, seluruh partisipan diminta untuk benar-benar jujur dengan semua orang yang sehari-hari mereka temui selama tiga hari. Pada eksperimen kedua, partisipan tetap diwajibkan bersikap jujur dengan rekan kerja dalam satu kelompok selama melakukan sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan oleh masing-masing partisipan kepada rekan kerja merupakan pertanyaan yang cenderung sulit dan pribadi. Lalu, pada eksperimen ketiga, semua partisipan diminta untuk jujur mengutarakan hal-hal yang mereka tidak suka dari rekan kerja masing-masing.

Awalnya, semua individu yang terlibat sebagai partisipan berpikir bahwa sesi eksperimen ketiga akan menjadi hari yang menyebalkan dan bisa merenggangkan hubungan dengan rekan kerja. Ternyata, kekhawatiran tersebut salah. Sebab, penerimaan atas respons dan informasi yang jujur terhadap masing-masing partisipan justru membuat mereka merasa lebih ringan dan bahagia. Menghindari kejujuran untuk membuat orang lain merasa baik merupakan keputusan yang keliru.

Dr Arthur Markman, mengatakan bahwa saat seseorang berbohong, maka  syaraf tubuh melepaskan hormon stres, kortisol, ke dalam otak. Kemudian, kita akan mempersiapkan strategi melindungi diri dengan menciptakan kebohongan lain untuk menutupinya. Alhasil, pikiran dan tubuh semakin berada dalam kondisi tertekan di sepanjang waktu. Kondisi ini bisa memicu hipertensi, strok, dan lebih parah lagi serangan jantung.

Penulis : Fajar Rosiati Jati , S.Pd
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd

Pengumuman sebelumnyaFilumenis, Hobi Langka Mengoleksi Bungkus Pengumuman setelahnyaPentingnya Persatuan untuk Kemajuan

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Agenda

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930