SEKILAS INFO
: - Minggu, 13-06-2021
  • 4 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Merayakan Imlek 2572
  • 11 bulan yang lalu / Selamat datang siswa baru SMKN 1 Tuntang tahun pelajaran 2020/2021
  • 1 tahun yang lalu / SMKN 1 Tuntang menerima peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2020/2021. Info detail silahkan klik link berikut : https://bit.ly/PPDBSMKN1Tuntang
Belajar Bersama SMKN 1 Tuntang

Apa yang kita takutkan akhirnya terjadi. Pandemi Covid-19 bukannya mereda malah akan lebih panjang. Melalui juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 diinformasikan bahwa pasien positif terus bertambah. Himbauan pemerintah agar masyarakat menjaga jarak dengan melakukan Social Distancing ternyata belum sepenuhnya dipatuhi.

Kondisi ini memaksa Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah memperpanjang Belajar dari rumah untuk anak sekolah. Edaran terbaru menyebutkan LFH diteruskan sampai tanggal 30 April 2020. Kalau melihat dari prediksi para ahli, wabah ini akan mencapai puncak pada Bulan Mei. Bisa jadi siswa akan lebih lama lagi belajar dari rumah. Situasi ini harus disikapi dengan baik oleh guru agar siswa tidak merasa jenuh dan bosan dalam belajar.

Bagaimana belajar dari rumah bagi siswa lebih menarik? Yang pertama guru harus mengubah mindset bahwa pembelajaran online tidak seperti pembelajaran tatap muka. Jika tatap muka guru menggunakan buku atau LKS sebagai media belajar, saran saya cara itu sudah harus disingkirkan. Jangan lagi guru memberi perintah siswa untuk membuka buku atau LKS halaman sekian kemudian dibaca dan kerjakan soal yang ada disitu. Jika pada proses tatap muka guru bisa menjelaskan materi di depan siswa, maka kondisi online tidak semudah tatap muka.

Yang kedua belajar dari rumah akan efektif  jika peran guru dalam pembelajaran sebagai fasilitator atau memberikan kemudahan siswa untuk belajar bukan hanya sebagai pemberi informasi. Guru bukan satu-satunya sumber informasi yang disampaikan. Guru tidak hanya mengajar mentransfer ilmu pengetahuan, akan tetapi juga dapat belajar dari siswa. Guru bukan instruktur yang memberikan perintah atau mengarahkan kepada siswa, melainkan menjadi mitra belajar (patner) sehingga memungkinkan siswa tidak segan untuk berpendapat, bertanya, atau bertukar pendapat dengan guru.

Agar menarik, yang ketiga guru memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya dan menciptakan kondisi bagi siswa untuk mengembangkan cara-cara belajarnya sendiri sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, bakat, atau minatnya. Guru harus kreatif dan inovatif menghasilkan cara belajar yang menantang bagi siswa. Singkirkan pembelajaran yang mengarah pada pemenuhan nilai. Guru harus memberikan jalan kepada siswa untuk menemukan hal-hal baru.

Ijinkan kami dari SMKN 1 Tuntang berbagi ilmu apa saja yang bisa digunakan guru agar siswa merasa senang belajar hal-hal baru. Yang pertama adalah ajari siswa membuat blog. Dulu waktu masih mengajar, saya mewajibkan siswa untuk mempunyai tiga akun sebagai syarat masuk kelas Ardan. Akun pertama adalah facebook sebagai saluran komunikasi, yang kedua akun google untuk bisa memiliki aplikasi lain dan yang terakhir harus punya blog.

Kenapa blog? Ada beberapa alasan, yang pertama melatih keterampilan menulis. Menulis adalah sebuah aktifitas intelektual, dimana gagasan-gagasan yang tersebar, bisa berupa dialog dan berbentuk narasi. Sehingga makna bisa ditransfer dari penulis ke pembaca. Banyak orang yang kurang terampil menulis. Hal itu disebabkan karena tidak terbiasa menulis. Bagi blogger, menulis adalah hal yang wajib. Tidak perlu kecerdasan tinggi untuk bisa terampil menulis. Yang dibutuhkan hanyalah semangat dan latihan. Dengan demikian, seorang siswa yang nge-blog bisa mengasah keterampilannya menulis sedari dini. Banyak juga siswa yang mempunyai pemikiran luar biasa bagus tetapi tidak mempunyai kemampuan bicara di depan umum. Dengan blog pelajar tersebut mampu mencurahkan ide ide cemerlangnya. Dengan blog, guru bisa memberikan tugas membuat tulisan sesuai mata pelajaran masing-masing.

Yang kedua blog bisa menjadi media aktualisasi diri. Pada dasarnya manusia mempunyai kebutuhan mengaktualisasi diri. Dengan blog, siswa bisa menyalurkan bakat menulisnya sekaligus promosi dirinya untuk dikenal. Yang ketiga blog mampu menumbuhkan kreatifitas baru. Semakin banyak artikel yang kita buat, maka kita akan semakin kreatif dalam hal belajar keilmuan. Yang terakhir lewat blog pula, tugas siswa akan terkumpul dengan rapi sesuai urutan postingan. Guru bisa memberikan komentar tugas siswa untuk menambah semangat siswa dalam belajar.

Menarik bukan? Bagi teman-teman guru silahkan bisa berkunjung ke blog saya dengan alamat www.duniaardan.blogspot.com. Bagi Bapak dan Ibu yang ingin belajar bikin blog, silahkan bisa searching di youtube, atau saya beri contoh satu video yang ada di youtube. Silahkan bisa dipelajari.

SMKN 1 Tuntang, sekolah berbasis digital. Kalian siswa kelas 9 SMP, ayo jangan ragu masuk ke SMKN 1 Tuntang dengan alasan :

Info Pendaftaran Peserta Didik Baru SMKN 1 Tuntang tahun pelajaran 2020/2021 silahkan klik disini

SMKN 1 Tuntang, 08 April 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930