SEKILAS INFO
: - Minggu, 19-09-2021
  • 1 bulan yang lalu / Pemenang Lomba Guru Menulis SMKN 1 Tuntang akan diumumkan hari ini pukul 09.45 WIB.
  • 1 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Dirgahayu Propinsi Jawa Tengah ke 71
  • 1 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1443 H
Cari dan Atasi Penyebab Bayi Menangis

Ketika si kecil yang masih bayi menangis terus mungkin akan membuat mama bingung. Mama perlu mengetahui hal-hal yang dapat menyebabkan si kecil menangis dan bagaimana cara menanganinya. Normalnya, bayi menghabiskan waktu selama 2-3 jam per hari untuk menangis karena bayi belum bisa berkomunikasi.  Menangis adalah cara yang digunakan si kecil untuk memberi tahu mama akan kondisinya.

Berikut ini adalah beberapa alasan yang dapat menyebabkan si kecil menangis. Pertama adalah lapar. Dalam tiga bulan pertama kehidupannya, bayi baru lahir akan diberikan ASI (Air Susu Ibu) hampir setiap jam. Ketika si kecil merasa lapar, ia akan mulai menangis. Biasanya, bayi ASI menyusu setiap 2-3 jam, lebih sering dibandingkan bayi susu formula karena ASI lebih mudah dicerna. Tanda bayi mendapat cukup ASI adalah bayi menyusu 8-12 kali dalam sehari.

Kedua yakni kelelahan. Tidak seperti orang dewasa, bayi yang kelelahan atau yang waktu tidurnya terganggu, akan menjadi rewel. Cara menenangkannya, mama bisa membedong atau memberinya selimut yang nyaman. Hal ini akan membuat si kecil hangat seperti masih ada di dalam kandungan atau,mama dapat membawa si kecil berjalan-jalan dengan stroller. Alasan yang ketiga adalah alergi. Pada ibu menyusui, apa yang dikonsumsi akan diserap juga di ASI. Karena sistem  imun si kecil belum sebaik orang dewasa, ia lebih sensitif terhadap makanan tertentu, seperti telur, makanan laut, kacang, gandum dan susu sapi. Cara menenangkannya, jika si kecil benar timbul alergi, maka segera hubungi dokter. Bila mama menyusui, dokter akan menyarankannya menghindari makanan yang berisiko menyebabkan alergi.

Berikutnya adalah refluks. Menangis tepat setelah si Kecil menyusu mungkin tanda si kecil tidak nyaman pada bagian perut atas. Bila si Kecil menyusu dari botol, perhatikan posisinya saat menyusu agar udara di dalam botol tidak ikut terhisap. Cara mengatasinya, sehabis menyusu, tegakkan tubuh si kecil sampai bersendawa atau cara menyusu dengan setengah duduk dan berikan botol yang dirancang khusus agar udara tidak masuk ke dalam lambung. Selanjutnya yakni kebiasaan tidur. Dalam enam bulan pertama kehidupan si kecil, dia akan tidur dengan sendirinya. Namun, ada kalanya dia tidak mau tidur tanpa mama di sisinya. Hal ini juga dapat menyebabkan si kecil menangis. Cara menanganinya yaitu jangan terburu-buru menghampirinya. Ketika bayi terbangun tengah malam dari tidurnya, biasanya dia akan kembali tidur dengan sendirinya.

Alasan keenam bayi menangis adalah karena popok basah atau kotor. Popok yang basah dapat menjadi penyebab si kecil menangis dan rewel karena ia merasa tidak nyaman. Terakhir adalah alasan bayi menangis karena ada tanda penyakit lainnya. Bila si kecil menangis kuat, walaupun sudah berusaha ditenangkan, ditambah disertai demam, maka rewelnya si bayi bisa jadi pertanda adanya penyakit lainnya.

Penulis : Mukhamad Samhojin, A.Md.

Editor : Nurul rahmawati, M.Pd.

Pengumuman sebelumnyaPJJ Bisa Ciptakan Kesenjangan Capaian Belajar Pengumuman setelahnyaObat Covid yang Manjur

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Agenda

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930