
SMK Negeri 1 Tuntang telah melaksanakan kegiatan Pelantikan Anggota FKS atau Forum Keselamatan Sekolah, safety riding, pada hari Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di bengkel Teknik Otomotif. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara sejak dini kepada peserta didik, khususnya siswa jurusan Teknik Otomotif. Menghadirkan narasumber dari Astra Honda Jawa Tengah, yaitu Bapak Suko Edy dan Bapak Burhanudin Mey Setya Nugraha, S.Pd., yang menjabat sebagai Safety Riding Officer PT. Astra International Honda Tbk. Peserta kegiatan terdiri dari seluruh siswa kelas X TO 1 dan X TO 2, anggota PKS dari berbagai jurusan, serta anggota Forum Keselamatan Sekolah (FKS) SMK Negeri 1 Tuntang.
Dalam sambutannya Bapak Nanang Nurdiyanto, S.Pd., M.Eng., selaku Kepala SMK Negeri 1 Tuntang menekankan tentang pentingnya membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan pelajar sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Hal itu sejalan dengan penyampaian sambutan dari perwakilan Safety Riding Officer PT. Astra International Honda Tbk., yang menjelaskan bahwa keselamatan berkendara merupakan kebutuhan utama yang harus menjadi kebiasaan setiap pengguna jalan, bukan hanya sebatas kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Acara dilanjutkan dengan prosesi pelantikan, yang menjadi momen inti dalam kegiatan ini. Pihak Astra bersama kepala sekolah secara simbolis memakaikan helm kepada 10 siswa terpilih. Prosesi ini melambangkan komitmen, tanggung jawab dan kesadaran (awareness) untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara sebagai bagian dari gaya hidup yang aman dan bertanggung jawab. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Edukasi Safety Riding oleh tim Astra Honda yang diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, etika berlalu lintas, serta teknik berkendara yang aman dan benar serta tak lupa diselingi dengan game yang menarik.
Amalia Afidatul Mardliyya, salah satu Anggota FKS yang dilantik, menyampaikan bahwa prosesi pelantikan dengan pemasangan helm menjadi momen yang paling berkesan. Ia menilai prosesi tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol komitmen moral bagi siswa untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Helm tidak hanya dipandang sebagai perlengkapan, melainkan sebagai lambang perlindungan diri dan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Lebih lanjut, Amalia juga mengatakan bahwa kegiatan ini membuka wawasan siswa tentang keselamatan berkendara yang sebelumnya sering dianggap sepele. Melalui materi edukasi yang disampaikan oleh Astra Honda, siswa menjadi lebih memahami bahwa keselamatan berkendara merupakan kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban menaati peraturan lalu lintas. Melalui kegiatan safety riding, diharapkan seluruh siswa SMK Negeri 1 Tuntang dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat, serta mampu menerapkan budaya tertib dan aman berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Nurul Rahayu Susiawanti, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang
Editor : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang




