
Jumat, 14 Agustus 2026, merupakan hari Pramuka ke 65 tahun dengan tema ‘Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.’ Hari Pramuka diperingati dengan upacara bendera di lapangan SMKN 1 Tuntang. Dalam kesempatan ini, Ibu Yunika Intan Wahyuningrum, S.Pd. berkenan menjadi Pembina Upacara. Sambutan berisi tentang Pramuka yang menjadi tempat belajar menjadi pribadi yang baik dan berguna. Melalui Pramuka kita belajar untuk disiplin, mandiri, bertanggung jawab, bekerja sama, menghargai perbedaan, menolong sesama dan mencintai tanah air. Ibu Yunika Intan Wahyuningrum, S.Pd. juga berpesan kepada murid untuk menjadi Pramuka yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mau berbuat. Tidak hanya tahu kebaikan, tetapi juga membiasakan diri berbuat baik. Jadikan semangat Pramuka sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Menjadi murid yang bertanggung jawab di sekolah, serta di rumah menjadi anak yang berbakti dan di masyarakat menjadi pribadi yang bermanfaat.
Selain melaksanakan upacara hari Pramuka, Jumat ini juga menjadi hari terakhir perayaan peringatan HUT RI ke 81 di SMKN 1 Tuntang. Lomba pertama yang dilaksanakan ialah gobak sodor. Gobak sodor adalah permainan tradisional Indonesia yang dimainkan oleh dua tim di lapangan persegi panjang yang dibagi menjadi beberapa petak. Setiap tim berisi 5 orang, satu tim bertugas menjaga garis dan tim lainnya berusaha lolos melewati penjagaan tanpa tersentuh. Perlombaan ini digelar tidak hanya untuk melatih ketangkasan murid namun juga menjaga kelestarian permainan tradisional Indonesia. SMKN 1 Tuntang turut berpartisipasi dalam mengenalkan dan melestarikan kembali permainan tradisional Indonesia pada murid-muridnya. Walaupun permainan tradisional, gobak sodor dimainkan dengan penuh antusias oleh setiap peserta.
Lomba terakhir yakni tarik tambang. Tarik tambang adalah permainan olahraga tradisional di mana dua regu saling beradu kekuatan menarik tali tambang ke arah berlawanan. Tujuan utamanya adalah menarik tanda batas tengah tali melewati garis yang ditentukan untuk mendapatkan kemenangan. Jenis lomba legendaris ini tidak pernah absen dilombakan tiap tahunnya di SMKN 1 Tuntang. Tarik tambang selalu berhasil menciptakan suasana seru, penuh semangat kebersamaan dan membuat suasana di sekolah bergemuruh oleh teriakan supporter dari tiap kelas. Lomba tarik tambang menandai berakhirnya perlombaan peringatan HUT RI ke 81 di SMKN 1 Tuntang. Di sela-sela perlombaan, dibagikanlah door prize bagi yang beruntung. Berbagai hadiah telah disiapkan oleh panitia, membuat murid tetap bersemangat mengikuti perlombaan dari pagi hingga siang hari. Setelah selesai kegiatan perlombaan, murid SMKN 1 Tuntang melaksanakan bersih-bersih bersama sebelum pulang. Sedangkan murid laki-laki kelas X SMKN 1 Tuntang melaksanakan salat Jumat bersama di Masjid Baitul Ilmi SMKN 1 Tuntang.
Penulis : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang

