Sukses Masa Depan Dengan SMKN 1 Tuntang

Kelulusan Siswa SMP di tengah pandemic COVID-19 menjadi kebanggaan bagi kita khususnya siswa yang meraih prestasi akademik maupun non akademik. Siswa tersebut terus belajar, berkarya meningkatkan kemampuannya dengan pengetahuan, ketrampilan dan karakter untuk masa depan yang lebih baik.

Setelah melewati 3 tahun belajar di SMP para siswa dapat mewujudkan impiannya dengan melanjutkan pendidikann ke tingkat lebih tinggi. Sekolah Menengah Kejuruan dapat menjadi pilihan karena pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik untuk bekerja dalam bidang tertentu.

SMKN 1 Tuntang adalah sekolah kejuruan yang memiliki 3 jurusan yaitu Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Komputer Jaringan dan Tata busana bisa menjadi pilihan para siswa. Sekolah yang beralamat di Jalan Mertokusumo Candirejo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, berdiri sejak tahun 2014 merupakan SMK Negeri satu atap dengan SMP Negeri 2 Tuntang Kabupaten Semarang.

Sekolah yang dirintis Bpk Ardan Sirodjuddin ini memiliki visi menuju Sekolah Standar Nasional (SSN) dengan soft skill mumpuni dan berwawasan lingkungan. Sedangkan misinya adalah melaksanakan pembelajaran yang memadai; meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi standar; meningkatkan fasilitas dan lingkungan belajar yang nyaman memenuhi standar kualitas dan kuantitas; mengembangkan kurikulum, metodologi pembelajaran dan sistem penilaian berbasis kompetensi; membangun kemitraan dengan lembaga yang relevan baik dalam maupun luar negeri; menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler agar peserta didik mampu mengembangkan kecakapan hidup (life skill) dan berakhlak mulia; menjadi institusi yang menghasilkan lulusan berkarakter, professional, berdaya juangtinggi yang didasari dengan Iman danTaqwa.

Tak hanya sembilan ruang kelas yang nyaman untuk proses belajar mengajar, SMKN 1 Tuntang juga memiliki ruang praktik untuk setiap jurusan dengan peralatan lengkap. Saat ini SMKN 1 Tuntang juga sudah dilengkapi laboratorium komputer sehingga sekolah bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri. Fasilitas lain yang ada di SMKN 1 Tuntang adalah mushola untuk tempat ibadah bagi warga sekolah yang beragama Islam. Sedangkan warga sekolah yang non muslim menggunakan satu ruang di perpustakaan sekolah.

SMKN 1 Tuntang membuka kerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya mengenalkan sekolah. Kerjasama yang dilakukan antara lain mengadakan pelatihan Android Based Test (ABT), pelatihan Desain Digital, pelatihan E-KTSP SMA, pelatihan pembelajaran yang menyenangkan, pelatihan Guru Profesional. Selain itu juga mendapatkan kepercayaan menjadi narasumber In House Training (IHT) di beberapa sekolah serta menerima kunjungan studi dari berbagai sekolah di Jawa Tengah.

Hasil dari pelatihan-pelatihan tersebut tak hanya ditularkan ke sekolah lain namun juga diterapkan di sekolah ini, sehingga pada masa pandemi ini di mana pembelajaran tak lagi tatap muka SMKN 1 Tuntang menjadi pelopor ujian berbasis android.

Program lain selain pelatihan adalah majalah digital yang merupakan wadah untuk menampung kreatifitas siswa, guru dan tenaga pendidik.

Banyak karya-karya mereka yang terbit di majalah tersebut di antaranya adalah novel yang ditulis oleh Puji Prasetyowati dengan judul “Senja Abu-abu” dan novel dengan tema drama berjudul “ARKA” yang ditulis oleh Suryaningsih, seorang siswi dari jurusan Tata Busana yang baru lulus. Bahkan novel “Arka” ini sudah diterbitkan dalam bentuk buku. Hal ini membuktikan bahwa SMKN 1 Tuntang terus bergerak menuju sekolah literasi.

Dengan adanya program-program unggulan yang dimiliki SMKN 1 Tuntang berharap bisa menjadi daya tarik bagi para alumni SMP untuk bergabung menjadi siswa baru di sekolah ini. Sehingga SMK Negeri 1 Tuntang menjadi pilihan terbaik bagi lulusan siswa SMP di Semarang.

Penulis : Dra. Ipda Fuji Yulisismiatun, Guru SMKN 1 Tegal