SEKILAS INFO
: - Jumat, 12-08-2022
  • 6 bulan yang lalu / SMK Negeri Satu Atap Tuntang membuka pendaftaran penerimaan anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) tahun pelajaran 2022/2023, bagi peserta didik yang masih aktif bersekolah di SMKN Satu Atap Tuntang. Pendaftaran ini dilakukan melalui tautan Google Form yang dibagikan melalui grup WhatsApp kelas, oleh masing-masing wali kelas. Melalui tautan yang telah dibagikan, peserta didik harus mengisi...
  • 7 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Tahun Baru 2022
  • 7 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Hari Natal bagi Umat Kristiani
Pembelajaran Berbasis Produksi

Sudah setahun lebih dunia dihebohkan dengan virus corona. Beberapa negara bahkan menerapkan lockdown guna menghambat penyebarannya yang semakin luas. Dalam era new normal saat ini, memakai masker menjadi suatu kewajiban bagi setiap orang ketika keluar rumah demi menjaga protokol kesehatan dan mencegah penularan virus tersebut.

Tingginya permintaan pasar atas penggunaan masker,  menjadi suatu peluang bagi sebagian orang. Banyak orang beralih menjadi penjual masker. Berbagai jenis masker dapat ditemukan dan dijual di pasaran. Jenis masker yang beredar di pasaran saat ini ada 2 (dua) yaitu headloop dan earloop. Masker headloop biasanya dipakai oleh muslim yang memakai jilbab. Sedangkan masker earloop penggunaannya dengan cara dikaitkan di kedua telinga. Namun jika dipakai setiap hari akan menimbulkan luka pada daun telinga karena gesekan tali. Maka muncullah ide untuk membuat konektor. Konektor masker, benda mungil satu ini memudahkan seseorang untuk memakai masker tanpa mengalami luka atau ruam di telinga. Selain itu, dengan konektor masker, wanita berjilbab pun dapat memakai masker jenis earloop dengan lebih nyaman.

Unit Produksi Tata Busana SMK Negeri Satu Tuntang didampingi Ketua Jurusan Ibu Aristiani S.Pd. dan guru lainnya memanfaatkan pandemi dengan membuat konektor hijab yang dibuat dari benang rajut. Konektor rajut dibuat dengan model yang bervariasi dan berwarna-warni, sehingga konsumen bisa memilih dan menentukan sesuai dengan yang diinginkan. Adapun yang terlibat dalam pembuatan konektor hijab adalah siswi-siswi kelas XII Tata Busana. Materi rajut didapatkan pada saat kelas XI sebelum pandemi. Sehingga saat membuat konektor mereka hanya perlu mengembangkan pola yang sudah ada. Pengerjaan konektor dilakukan di rumah setelah pelaksanaan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) atau di sela-sela waktu luang mereka. Dalam sehari, seorang siswa mampu menghasilkan 1 sampai 3 konektor rajut. Alat dan bahan pembuatan konektor tersebut mudah ditemukan di toko alat-alat jahit berupa hakpen, benang rajut, kancing dan benang jahit. Cara penggunaannya sangat simpel, tali masker hanya perlu dikaitkan dengan pengait yang ada di konektor.

Koleksi konektor masker dari Unit Produksi SMKN 1 Tuntang dengan brand ‘Pesona’ bisa anda miliki dengan harga satuan Rp 6.000,- sampai dengan Rp14.000,-. Terdapat berbagai macam pilihan warna yang dapat dipilih, disesuaikan dan dipadupadankan dengan hijab atau busana yang dikenakan, dengan ukuran panjang sekitar 19 sampai dengan 20 cm. Happy shopping!

 

Penulis : Iva Luthfiana, S.Pd.
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd.

Pengumuman sebelumnyaMari, Tingkatkan Kualitas Diri! Pengumuman setelahnyaMenerapkan Disiplin Pada Remaja

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

Agustus 2022
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031