SEKILAS INFO
: - Selasa, 28-09-2021
  • 1 bulan yang lalu / Pemenang Lomba Guru Menulis SMKN 1 Tuntang akan diumumkan hari ini pukul 09.45 WIB.
  • 1 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Dirgahayu Propinsi Jawa Tengah ke 71
  • 1 bulan yang lalu / SMKN 1 Tuntang mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1443 H

Cerita Menjadi Guru

Jika kita mencoba merenung dan berpikir siapakah orang yang paling berjasa dalam hidup kita setelah kedua orang tua kita? Jawabannya pastilah Guru. Itulah kalimat yang diucapkan kepala sekolah ketika penulis ingin mengajukan program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Bapak berharap suatu ketika kamu menjadi seorang guru. Beliau mengutip hadist Nabi “jadilah engkau sebagai guru, atau pelajar, atau pendengar, atau pencinta, dan janganlah kamu menjadi orang yang kelima, sehingga kamu menjadi rusak”. Dalam hadis Nabi yang lain: “Tinta para ulama lebih tinggi nilainya daripada darah para shuhada”. (H.R Abu Daud dan Turmizi). Berkat doa dari orang tua dan guru, akhirnya penulis diterima di IKIP Semarang melalui program PMDK.

Kuliah di perguruan tingi ibarat mimpi di siang bolong. Berbekal modal materi keluarga yang sederhana, menjadikan motivasi yang tinggi agar kelak mendapatkan beasiswa guna meringankan beban orang tua. Apa yang diinginkan benar-benar tercapai, beasiswa yang diimpikan  benar-benar didapat dengan kerja keras. Hal inilah yang menjadi cermin keberhasilan, “jika ingin berhasil harus bekerja keras karena kerja keras adalah modal awal suatu keberhasilan”. Jika ingin menjadi guru yang baik, harus mau bekerja keras.

Berkeinginan untuk mengabdi yang lebih luas, saya memberanikan diri mengikuti seleksi Calon Kepala Sekolah. Walau masih golongan III c, saya bersemangat untuk bisa lolos seleksi. Alhamdulillah keinginan itu terwujud di tahun 2015.

Menunggu waktu tiga tahun saya baru diangkat menjadi kepala sekolah. Melalui SK Gubernur Jawa Tengah, saya ditempatkan di SMKN Satu Atap Tuntang Kabupaten Semarang. Sebuah sekolah rintisan yang berjarak hampir 50 km dari rumah.

Visi dan Misi Hidup sebagai Kepala Sekolah

Berdasarkan hirarkhi kebutuhan menurut Maslow, kebutuhan manusia yang paling tinggi adalah aktualisasi diri. Hal ini selaras dengan keinginan manusia bahwa setiap manusia ingin mengaktualisasikan dirinya. Tentunya sebagai guru, tidak hanya sekadar berangkat pagi, mengajar siswa, pulang, dapat gaji, dan seterusnya. Sebagai guru  tentunya ingin menunjukkan dan bersaing menjadi yang terbaik, diantaranya melalui lomba guru berprestasi.

Perihal yang mendukung kuat untuk mencapainya adalah dengan merumuskannya dalam visi. Visi adalah sesuatu keinginan yang menjadi mimpi. Guna mendukungnya dirumuskan dalam beberapa misi. Misi itulah wujud nyata perbuatan guna mewujudkan  visi yang diidam-idamkan.

Secara luas, visi hidup yang menjadi pegangan adalah, “ Hari ini harus lebih baik dari kemarin, besok harus lebih baik dari pada hari ini”. Dengan berpedoman hal tersebut, akan timbul peningkatan kualitas hidup. Jika hari ini sama dengan kemarin, atau besok masih sama dengan hari ini, sebenarnya kita itu tergolong orang yang rugi.

Berikut ini adalah visi dan misi sebagai kepala sekolah guna mencapai mimpi menjadi pemimpin yang profesional.

Visi

Mengabdi sebagai kepala sekolah yang profesional sebagai ladang profesi yang berkualitas.

Maksud visi tersebut adalah kepala sekolah itu sebagai pelayan warga sekolah. Karena sebagai pelayan, maka kepala sekolah tidak akan berbuat seenaknya sendiri, tentunya segala sesuatu berorientasi akan kebutuhan warga sekolah. Pengembangan sekolah menjadi prioritas utama. Hal ini tercapai jika memiliki rasa ikhlas yang tinggi.

Dengan bekal rasa ikhlas yang tinggi itulah akan membentuk saya menjadi kepala yang profesional. Jika kepala sekolah itu profesional, tentunya akan menjadikan sekolah semakin berkembang. Hal ini selaras dengan pepatah jawa, “jangan cari jenang dulu, tetapi carilah jeneng”.

Misi

Guna mewujudkan visi tersebut, misi untuk mewujudkannya adalah sebagai berikut.

  1. Melaksanakan tugas dengan ikhlas dan kerelaan.
  2. Berkomunikasi secara baik dengan warga sekolah dan komite serta stakeholder.
  3. Menjalin kerjasama positif dengan orang tua  peserta didik.
  4. Memimpin dengan semangat dan berorientasi pada proses serta hasil kemajuan sekolah.
  5. Kreatif dan selalu berinovasi dalam membangun sekolah.
  6. Berpegang teguh pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai kepala sekolah.

Tefa Prodi TKJ

Majalah SMKN 1 Tuntang

Data Sekolah

SMKN 1 Tuntang

NPSN : 6990563

Jl. Mertokusumo Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang
KEC. Tuntang
KAB. Semarang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 50131
TELEPON 081390220602
FAX 0723-1234567
EMAIL smkn1tuntang@gmail.com

Novel Karya Siswa

Toilet SMKN 1 Tuntang

Tefa Prodi Tata Busana

Laboratorium Komputer

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930